Our Services

Iuran Online
Sejarah Singkat AMP

AMP, atau Atlas Medical Pioneer merupakan organisasi pecinta alam dari Fakultas Kedokteran Umum Universitas Padjadjaran yang berdiri pada tanggal 16 April 1973. Organisasi ini berdiri dari hobi sekelompok mahasiswa FK Unpad. Pada awal Maret 193, rencana pembentukan pecinta alam di FK Unpad dimatangkan dibawah koordinasi Biro Khusus Senat Mahasiswa. Setelah rencana matang, maka dibukalah pendaftaran untuk rekrutment yang pertama kali,dan tercatat sebanyak 70 orang mendaftar. Pada tanggal 14 April 1973, dimulailah long march yang pertama kalinya, dengan peserta long march I sebanyak 57 orang. Regu pria start dari Lab Anatomi Dago menuju Jayagiri yang dipimpin oleh Wahyu Harihardjaja, dr. Sp.PD. Adapun untuk regu wanita, start pada tanggal 15 April 1973 dari Lembang, dan dipimpin oleh Rafiq Boesoirie, dr. Sp.An. Pada tanggal 16 April, perjalanan dilanjutkan menuju Situ Lembang dan dilanjutkan dengan pelantikan angkatan I sebanyak 57 orang, yang kemudian diberi nama Angkatan LL (Lembah Lemo).

AMP terus berkembang hingga sekarang, dengan total anggota sebanyak 800 orang lebih dan total angkatan sebanyak 19 angkatan, yang terdiri dari mahasiswa FK Unpad, Ko-ass, dokter, dokter spesialis, dan konsulen, yang tersebar di seluruh Indonesia. Kepengurusan AMP dilaksanakan oleh DP (Dewan Pengurus) dengan masa bakti selama 2 tahun yang dipilih melalui RUA, dengan total sebanyak 17 DP telah bergulir.

Penerimaan anggota baru, dilaksanakan setiap 2 tahun sekali, dimana setiap orang yang ingin menjadi AMP yang kemudian disebut siswa, wajib menjalani masa Pendidikan Dasar selama 6 bulan yang ditutup dengan Medan Operasi, dan Pendidikan Lanjutan selama 1,5 tahun lamanya.

Pendidikan Dasar (PenDas)

pendasPendidikan Dasar merupakan sebuah fase yang wajib ditempuh oleh setiap orang yang ingin menjadi AMP, yang para pesertanya disebut dengan siswa. Pendidikan dasar ini dijalani selama kurang lebih 6 bulan lamanya, dimana pada masa ini, seorang siswa ditempa baik fisik maupun mentalnya untuk menjadi seorang AMP yang jaya. Pada tahap akhir pendidikan dasar, seorang siswa wajib menjalani MO atau Medan Operasi, yang merupakan ujian terakhir untuk menjadi seorang AMP. Medan Operasi lalu ditutup dengan pelantikan.

 

 

 

Pendidikan Lanjutan (DikLanjut)

DiklanjutSetelah seorang siswa dilantik, maka dia telah menjadi seorang anggota AMP, namun baru sebatas Anggota Muda (AM). Untuk menjadi anggota AMP dan mendapatkan nomor AMP, seorang AM harus menjalani fase berikutnya, yang dikenal dengan Pendidikan Lanjutan. Pada Pendidikan Lanjutan ini, semua ilmu yang didapat pada masa PenDas, baik ilmu medis maupun kepencintaalaman, dikembangkan dan dilatih lebih lanjut lagi. Di masa ini, terdapat serangkaian kegiatan yang wajib dilaksanakan oleh AM, termasuk Perjalanan, dimana setiap AM diwajibkan melakukan pengembaraan ke suatu daerah. Pendidikan Lanjutan ini kemudian ditutup oleh pelantikan, dimana setiap AM akhirnya dilantik menjadi anggota AMP dan mendapatkan nomor beserta nama angkatannya.

 
Redesign by Gaeta AMP 1806021 SS
Trykkeri SEO Renault
Adami Konference CMS